Teknik Industri UPI YPTK Gaspol Implementasi MoU, Jalankan 3 IA dengan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis

Padang, Juni 2026 — Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang mengakselerasi implementasi kerja sama dengan Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis melalui tiga Implementation Agreement (IA) sekaligus yang dilaksanakan secara luring di Kota Padang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung pasca penandatanganan MoU antara UPI YPTK dan Politeknik Negeri Bengkalis pada 21 Mei 2026 dan dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta dampak keilmuan bagi kedua institusi.(Peran Sentral Sekprodi: Ir. Meldia Fitri Koordinasikan IA)Sebagai Sekretaris Program Studi Teknik Industri UPI YPTK, Ir. Meldia Fitri, S.T., M.P. menjadi koordinator utama rangkaian IA antara Teknik Industri UPI YPTK dan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis.

Sebagai Sekretaris Program Studi Teknik Industri UPI YPTK, Ir. Meldia Fitri, S.T., M.P. menjadi koordinator utama rangkaian IA antara Teknik Industri UPI YPTK dan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis. Di bawah koordinasi beliau, agenda kegiatan disusun padat dalam dua hari, mulai dari penandatanganan IA, sharing session topik lanjutan teknik industri, hingga produksi poster akademik bertema keberlanjutan.

Ir. Meldia menegaskan bahwa implementasi cepat pasca MoU penting agar kerja sama tidak berhenti pada seremoni, tetapi langsung menghasilkan aktivitas konkret yang dirasakan dosen dan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, ia mendorong Prodi Teknik Industri UPI YPTK untuk tampil proaktif sebagai mitra strategis Politeknik Negeri Bengkalis dalam pengembangan kurikulum, riset, dan program kolaboratif lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan IA tingkat program studi antara Prodi Teknik Industri UPI YPTK dan Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis secara desk to desk. Melalui IA ini, kedua pihak menyepakati bentuk kolaborasi dalam penguatan pembelajaran, pengembangan topik riset bersama, serta pertukaran pengalaman praktis di bidang teknik industri dan teknik mesin.

IA pertama diwujudkan dalam bentuk penugasan Ir. Nanang Fatchurrohman, S.T., M.Sc., Ph.D., C.Eng., dosen Teknik Industri UPI YPTK, sebagai reviewer jurnal ilmiah di Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis. Penunjukan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu naskah publikasi di lingkungan Teknik Mesin Polbeng melalui masukan dari perspektif teknik industri dan praktik rekayasa yang mutakhir.

Kolaborasi pada level peer review juga membuka peluang riset bersama, penyusunan artikel kolaboratif, serta pertukaran pengetahuan mengenai tren terkini di bidang teknik industri dan teknik mesin. Langkah ini sejalan dengan upaya kedua institusi untuk memperbanyak publikasi di jurnal nasional dan internasional bereputasi.

IA kedua berupa Sharing Session dengan tema Advance Topic on Industrial Engineering yang menghadirkan empat narasumber dari kedua kampus. Materi yang disampaikan meliputi:

Dalam paparannya, Ir. Meldia Fitri menjelaskan prinsip lean manufacturing untuk meningkatkan efisiensi proses dan mengurangi pemborosan di industri manufaktur, sekaligus membagikan pengalaman implementasi di proyek-proyek riil. Sementara itu, pemateri lain mengulas rantai pasok tertutup, pengelolaan keselamatan kerja, serta praktik pertambangan berkelanjutan sebagai bagian dari tantangan baru teknik industri dan teknik mesin.

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk berdiskusi langsung tentang isu-isu terkini, mulai dari efisiensi operasional hingga keberlanjutan dan keselamatan di lingkungan kerja. Diskusi yang berlangsung hangat diharapkan dapat melahirkan ide riset bersama dan topik proyek tugas akhir yang relevan dengan kebutuhan industri.

IA ketiga berfokus pada pengembangan materi akademik melalui pembuatan poster Product Life Cycle Assessment (LCA) oleh Ir. Roberta Zulfi Surya, S.T., M.T., IPM dan Alfansuri, S.T., M.Sc. Poster ini mengulas bagaimana LCA digunakan untuk menganalisis dampak lingkungan suatu produk sepanjang siklus hidupnya, mulai dari pengambilan bahan baku, proses produksi, distribusi, penggunaan, hingga tahap akhir pembuangan.

Melalui pendekatan LCA, dosen dan mahasiswa diajak menghitung jejak lingkungan produk dan mengaitkannya dengan capaian target-target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada aspek konsumsi dan produksi berkelanjutan serta aksi iklim. Pengembangan poster akademik ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan “kampus berdampak” yang tidak hanya mengajarkan konsep, tetapi juga mendorong penerapan keilmuan untuk menjawab isu lingkungan dan keberlanjutan.

(Komitmen Fakultas Teknik UPI YPTK dan Polbeng)

Melalui pelaksanaan tiga IA sekaligus, Fakultas Teknik UPI YPTK dan Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis menunjukkan komitmen kuat untuk mengubah dokumen MoU menjadi program nyata yang berdampak bagi sivitas akademika. Peran strategis Ir. Meldia Fitri sebagai koordinator kegiatan IA menjadi contoh bagaimana dosen dapat berperan sebagai penggerak kolaborasi, penghubung antar-institusi, sekaligus pengembang konten keilmuan yang relevan dengan kebutuhan era industri 4.0 dan agenda keberlanjutan global.

 

Kedua institusi berharap, rangkaian IA ini menjadi awal dari program-program lanjutan seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, riset kolaboratif, kuliah tamu, hingga pengembangan modul pembelajaran bersama yang berorientasi pada industri dan SDGs.

Scroll to Top