Kaprodi Teknik Industri UPI YPTK Jadi Keynote Speaker SENTIK 2026, Sekaligus Perkuat Kerja Sama dengan Universitas Islam Indragiri

Tembilahan, Juli 2026 — Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang kembali memperluas jejaring kerja sama dan kontribusi keilmuannya di tingkat nasional. Ketua Program Studi Teknik Industri UPI YPTK, Ir. Roberta Zulfhi Surya, S.T., M.T., IPM, diundang sebagai Keynote Speaker dalam Seminar Nasional Teknik dan Ilmu Komputer (SENTIK) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Islam Indragiri (UNISI).

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam dua momentum, yaitu penandatanganan Implementation Agreement (IA) pada Sabtu, 27 Juni 2026 di Kampus II Universitas Islam Indragiri, dan pelaksanaan seminar nasional pada Senin, 6 Juli 2026 di Auditorium Hotel Harmona Inn, Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau.

Penguatan Kerja Sama Lintas Program Studi

Kegiatan diawali dengan penandatanganan IA antara Program Studi Teknik Industri UPI YPTK dan tiga program studi di lingkungan Universitas Islam Indragiri, yaitu Teknik Sipil, Teknik Industri, dan Sistem Informasi. Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah terjalin antara UPI YPTK dan Universitas Islam Indragiri, sekaligus wujud nyata komitmen kedua institusi untuk menghadirkan kerja sama yang saling menguntungkan.

Melalui IA ini, kedua program studi sepakat membangun kolaborasi dalam bidang tridarma perguruan tinggi, mulai dari pertukaran pengetahuan, kegiatan ilmiah bersama, hingga pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

SENTIK 2026: AI Bukan Lagi Milik Dunia Komputer Semata

Dalam paparannya di hadapan peserta SENTIK 2026, Ir. Roberta Zulfhi Surya menyampaikan bahwa kemajuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak lagi menjadi domain eksklusif dunia ilmu komputer. Menurutnya, AI kini telah dimanfaatkan lintas disiplin ilmu, termasuk di bidang Teknik Sipil dan Teknik Industri, mulai dari optimasi proses produksi, prediksi kualitas produk, hingga perencanaan infrastruktur yang lebih efisien.

Pemaparan ini membuka wawasan peserta bahwa transformasi digital dan adopsi AI merupakan kebutuhan lintas sektor, bukan hanya milik satu bidang keilmuan, sejalan dengan tema besar seminar yakni inovasi sistem informasi dalam mendukung transformasi digital menuju kampus yang berdampak, inovatif, adaptif, dan unggul.

Kemajuan Teknologi Harus Berpijak pada Sustainability

Selain membahas peran AI, Roberta juga menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh mengesampingkan faktor keberlanjutan (sustainability). Ia mengingatkan bahwa dunia ini bukan hanya untuk generasi hari ini, melainkan sebuah warisan yang menjadi utang kepada generasi penerus. Oleh karena itu, setiap kemajuan industri perlu mempertimbangkan keseimbangan antara aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berimbang.

Dalam kesempatan yang sama, Roberta turut membagikan pengalamannya dalam proyek pelestarian lingkungan, di mana setiap lini dan aktivitas kehidupan manusia pasti menimbulkan emisi serta konsekuensi terhadap lingkungan. Konsekuensi tersebut, menurutnya, tidak bisa sepenuhnya dihindari, namun dapat diminimalisir melalui penerapan prinsip-prinsip sustainable manufacturing, sebuah bidang keahlian yang menjadi salah satu keunggulan Program Studi Teknik Industri UPI YPTK.

Mendukung Pencapaian SDGs

Kegiatan kerja sama dan berbagi keilmuan ini sejalan dengan upaya mendukung pencapaian sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:

Pendidikan Berkualitas (SDG 4) — Memperluas akses pengetahuan mahasiswa lintas kampus melalui berbagi materi perkuliahan tentang sustainable manufacturing.

Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (SDG 9) — Mendorong penerapan inovasi dan praktik industri yang berkelanjutan di berbagai bidang keteknikan.

Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17) — Memperkuat kolaborasi antar-perguruan tinggi melalui skema kerja sama yang saling menguntungkan.

Wujud Nyata Implementasi MoU

Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan realisasi dari MoU yang telah disepakati antara UPI YPTK dan Universitas Islam Indragiri, dan dilaksanakan secara luring di Kota Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan Universitas Islam Indragiri, di antaranya Assoc. Prof. Dr. H. Najamuddin, Lc., MA selaku Rektor Universitas Islam Indragiri dan Dr. Bayu Rianto, S.Si., M.Kom selaku Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, beserta para pembicara dan civitas akademika dari kedua institusi.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dari rangkaian kegiatan tridarma perguruan tinggi lainnya antara Teknik Industri UPI YPTK dan Universitas Islam Indragiri, sekaligus memperkuat peran Fakultas Teknik UPI YPTK Padang sebagai mitra strategis dalam pengembangan keilmuan berbasis keberlanjutan di tingkat nasional.

Scroll to Top